Himbio Green Coast

Himbio Green Coast 


Himpunan Mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Universitas Hasanuddin (Himbio FMIPA Unhas) sukses melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di Lingkungan Paria Laut, Kelurahan Mapakasunggu, Kecamatan Takalar Lama, Kabupaten Takalar, pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan bertajuk "Himbio Green Coast" ini dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih pesisir sebagai bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap wilayah yang terancam oleh dampak abrasi.

Sebelum puncak penanaman dilaksanakan, rangkaian kegiatan ini telah didahului dengan agenda sosialisasi pada tanggal 10 Februari 2026. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta mengenai pentingnya ekosistem mangrove serta tata cara penanaman bibit yang tepat agar dapat tumbuh maksimal. Selanjutnya, persiapan teknis dimatangkan melalui agenda Technical Meeting secara daring pada tanggal 13 Februari 2026. Mengusung tema "Hijaukan Pesisir, Seimbangkan Alam dan Lestarikan Kehidupan", pertemuan tersebut menyatukan visi seluruh panitia dan relawan sebelum turun ke lapangan.



Aksi kolaboratif pelestarian lingkungan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya dosen Departemen Biologi seperti Prof. Dr. Ambeng, M.Si., mahasiswa dari berbagai fakultas di Unhas, relawan (volunteer) dari luar kampus, masyarakat setempat, Kepala Lingkungan Paria Laut, serta perwakilan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Maros dan Takalar. Acara inti diawali dengan penyerahan secara simbolis 1.000 bibit mangrove dari pihak Balai Riset kepada Ketua Umum BE Himbio FMIPA Unhas, Irwansyah. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama turun ke area berlumpur di pesisir Pantai Paria Laut untuk melakukan penanaman, yang kemudian ditutup dengan aksi memungut sampah di sekitar lokasi.


Terkait kegiatan ini, Ketua Umum BE Himbio FMIPA Unhas, Irwansyah, menyampaikan, "Penanaman mangrove ini merupakan wujud komitmen BE Himbio FMIPA Unhas dalam menjaga dan memulihkan ekosistem pesisir, khususnya di wilayah yang terdampak abrasi. Melalui program kerja ini, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk memahami bahwa mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi garis pantai, mencegah abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir." Senada dengan hal tersebut, Koordinator Teamwork, Aulia Sagita Putri, turut menambahkan, "Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi dan antusiasme luar biasa dari para relawan dan masyarakat. Semangat gotong royong semua pihak yang rela turun langsung ke lumpur hari ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap pesisir kita masih sangat tinggi."




Pihak Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan Maros dan Takalar secara terpisah juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam mendukung program rehabilitasi pesisir ini. Melalui aksi nyata "Himbio Green Coast", diharapkan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dapat terus berlanjut menjadi gerakan kolektif yang memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian pesisir Kabupaten Takalar yang rentan terhadap abrasi.

"Janji Kami Mahasiswa Biologi
Tak Akan Pernah Kami Lupakan"

Comments