International Webinar "Exploring the biodiversity and evolution of Vietnam's land molluscs"

Kolaborasi Webinar Internasional dengan Tema "Exploring the biodiversity and evolution of Vietnam's land molluscs"
 




Himpunan Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Hasanuddin (Himbio FMIPA Unhas Unhas) berkolaborasi dengan komunitas Tarsius (Tapak Diversitas Hayati Nusantara) dan Museum für Naturkunde Berlin sukses menggelar Webinar Internasional pada hari Rabu, 28 Januari 2026. Kegiatan yang dilangsungkan secara daring melalui platform Google Meet pada pukul 16.00 WITA ini mengusung tema yang sangat menarik, yakni "Exploring the biodiversity and evolution of Vietnam's land molluscs" atau Eksplorasi keanekaragaman hayati dan evolusi moluska (siput) darat di Vietnam. Kolaborasi lintas benua ini bertujuan untuk memperluas cakrawala mahasiswa terkait keanekaragaman satwa di luar negeri.


Webinar ini menghadirkan pemateri ahli langsung dari Jerman, yaitu Dr. Parm Viktor von Oheimb yang merupakan Peneliti Postdoktoral di Museum für Naturkunde Berlin. Dalam salah satu pemaparannya, Dr. Parm memperlihatkan kepada peserta potret puluhan cangkang siput yang menunjukkan betapa beragamnya bentuk, ukuran, dan warna siput darat yang telah berevolusi. Ada cangkang yang berbentuk kerucut memanjang, membulat, pipih, hingga memiliki corak garis-garis yang sangat indah, membuktikan kekayaan alam yang luar biasa.
Lebih dalam lagi, pemateri juga menjelaskan bagaimana para peneliti mengelompokkan siput-siput tersebut berdasarkan hubungan kekerabatan dan bentuk fisiknya. Melalui tampilan peta negara Vietnam, Dr. Parm menunjukkan bahwa perbedaan bentuk cangkang siput ini sangat dipengaruhi oleh lokasi geografis tempat mereka hidup, mulai dari area utara, tengah, selatan, hingga kawasan pesisir. Analisis yang membandingkan kekerabatan molekuler (DNA) dan bentuk tubuh ini dibawakan dengan bahasa visual yang mudah dipahami oleh mahasiswa.


Tidak hanya soal bentuk cangkang, sesi presentasi ini juga mengupas tentang bagaimana cara bereproduksi siput darat yang ternyata mengalami evolusi. Melalui sebuah grafik pohon kekerabatan, peserta ditunjukkan bahwa keluarga siput memiliki cara berkembang biak yang bervariasi, mulai dari bertelur (oviparous), menyimpan embrio di dalam cangkang (embryo-retaining), hingga melahirkan (viviparous). Penjelasan ini semakin hidup ketika pemateri juga menampilkan foto dokumentasi seekor siput darat yang sedang merayap di batang pohon di habitat aslinya.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta daring ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Melalui webinar internasional ini, Himbio FMIPA Unhas membuktikan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi sains kelas dunia bagi mahasiswanya. Harapannya, pengetahuan dari peneliti mancanegara ini dapat memotivasi mahasiswa biologi untuk terus meneliti dan melestarikan keanekaragaman hayati yang ada di sekitar mereka.

"Janji Kami Mahasiswa Biologi
Tak Akan Pernah Kami Lupakan"

Comments